Sejarah Khalifah Islam

Islam adalah salah satu agama yang hampir menyerbu dunia. Di masa kejayaannya, Islam telah mengalami banyak perkembangan dalam banyak fase tentunya. Sumber : suhupendidikan.com

Padahal, dunia Barat jauh di belakang perkembangan Islam. Dan ini jelas tidak pernah lepas dari peran historis kekhalifahan Islam, yang juga sangat sukses.

Daftar artikel
Sejarah kekhalifahan Islam dari waktu ke waktu

Sebagai seorang Muslim, mempelajari kisah ini adalah salah satu hal penting yang sangat berharga. Mengetahui lebih jauh, visi sejarah Islam juga akan meningkat.

Bahkan dengan wawasan ini, semangat Islam yang saat ini runtuh dari mata dunia dapat tetap dikenal oleh generasi berikutnya melalui cerita yang lengkap.

Jadi bagaimana sejarah kepemimpinan Islam selama berabad-abad sebelum kekhalifahan runtuh?

Kapan kepemimpinan Islam berakhir dan pada jam berapa?

Nah, untuk menjawab pertanyaan ini, ada sejarah panjang yang menyertai jawabannya. Dan cerita panjang dalam beberapa periode yang bisa Anda temukan di review di bawah ini.

Sejarah kekhalifahan Islam

Pemahaman akan khalifah menurut Alquran

Secara umum, diketahui bahwa khalifah adalah nama panggilan untuk setiap pemimpin Muslim setelah kematian nabi Muhammad.

Khalifah itu sendiri merujuk pada makna seorang pemimpin, yaitu mereka yang adalah pemimpin Muslim.

Dengan demikian, menurut bahasa, Khulafaurrasyidin atau Khulafa Arrasyidin adalah seseorang yang bernama pengganti atau pemimpin yang selalu menerima instruksi dari Allah.

Sejarah Khalifah Islam

Dalam arti lain, khalifah sering disebut pemimpin orang-orang yang beriman. Terkadang, nama khalifah juga dikenal sebagai “Amir”.

Untuk pemahaman Khalifah menurut Alquran, dalam hal ini lebih mengacu pada Ulil Amri di mana dalam Alquran disebutkan bahwa mereka harus ditaati.

Sementara markas besar kekhalifahan dalam Islam, sejauh ini di bawah sudah dimulai sejak zaman Khulafaur Rashidin.

Kemudian dilanjutkan dengan dinasti Umayyah, dinasti Abbasiyah, sampai zaman Ottoman dengan kemuliaan masing-masing.
Sejarah kekhalifahan Islam setelah nabi

Pada zaman nabi Muhammad, Islam sudah mulai tertata dengan baik. Pada saat itu Rasulullah adalah kepala kaum Muslim dimanapun mereka berada.

Namun, ketika Nabi wafat, ia jelas membutuhkan pengganti yang dapat memimpin umat Islam secara keseluruhan.

Di bawah ini adalah daftar kekhalifahan setelah kematian Rasulullah:

Masa Khulafaur Rasyidin
Dinasti Umayyah
Dinasti Abbasiyah
Periode Ottoman

Lihatlah penjelasan dari masing-masing kekhalifahan setelah kematian utusan berikut.

  1. Masa Khulafaur Rasyidin

Sejarah kekhalifahan Islam setelah Rasulullah SAW dimulai pada awal wahyu Rashidin. Saat itu, kursi Khaliah diduduki oleh teman-teman yang sangat dekat dengan Rasulullah.

Urutan kekhalifahan dimulai dengan Khulafaur Rashidin pertama, atau Abu Bakar Assidiq. Dia adalah salah satu dari Assabiqunal Awwalun yang juga orang yang dipercaya.

Selanjutnya, markas khalifah setelah kematian Abu Bakar jatuh pada Umar Bin Khattab. Dia adalah pria pemberani yang juga merupakan sahabat Nabi.

Setelah kematian Umar, khalifah berikutnya adalah Uthman Bin Affan. Pada waktu itu, perpecahan Muslim mulai muncul. Sampai kepemimpinan Khulafaur Rasyidin berakhir di Amasa Ali bin Abi Thalib, khalifah kemudian.

Tabel berikut adalah urutan Khulafaur Rasyidin:
Pesanan

Nama depan

Periode kepemimpinan
1 Abu Bakar Assidiq 632 – 634 AD
2 Umar bin Khattab 634 – 644 AD
3 Uthman bin Affan 644-656 d.C.
4 Ali ibn Abi Talib 656-661 AD

  1. Dinasti Umayyah

Runtuhnya periode Khuafaur Rasyidin berakhir begitu tragis karena pada saat itu ada acara tahkim antara Muawiyah dan Ali.

Peristiwa di Tahkim ini menyebabkan pembagian umat Islam menjadi tiga kelompok, yaitu pengikut Syiah, Khawarij dan Muawiyah yang akhirnya menjadi Bani Umayyah. Pemicunya sendiri sebenarnya lebih pada faktor politik.

Muawiyah sendiri adalah khalifah adalam pertama dari dinasti Umayyah. Dinasti ini berlangsung kurang lebih selama 89 tahun.

Jelas sosok itu tidak mencapai satu abad sampai digulingkan oleh dinasti Abbasiyah.

Pembalikan ini terjadi pada 750 M dan mencakup hampir seluruh dinasti Umayyah kecuali Andalusia.

  1. Dinasti Abbasiyah

Kekhalifahan Abbasiyah berlangsung selama ratusan tahun. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa, pada saat ini, kepemimpinan dinasti Abbasiyah bergabung dengan beberapa dinasti lainnya secara bergantian.

Di antara mereka adalah dinasti Umayah Andalusia yang tidak digulung bersama dengan dinasti Umayah lainnya, dinasti Fathimiyyah dan kesultanan Mamluk.

Selama kekhalifahan, ada banyak perkembangan dalam Islam yang terjadi di berbagai bidas